Diagnostic Tool Vespa dan Piaggio, Terkoneksi Langsung Ke Italia

Vespa dan Piaggio kembali masuk Indonesia lewat PT Piaggio Indonesia (PI). ATPM baru ini tidak lagi menyodorkan model jadul dengan mesin 2 langkah. Semua 4 tak dan beberapa sudah mengusung teknologi injeksi bahan bakar.

Model yang sudah injeksi ada Vespa LX 150ie dan Piaggio Liberty 150ie. Belum lagi kedepannya Piaggio Indonesia akan memasukan lebih banyak lagi model-model terbaru dengan teknologi ramah lingkungan ini.

“Maka dari itu kami sedang menyiapkan jaringan bengkel kami dengan peralatan standar injeksi. Salah satunya adalah alat diagnisis,” buka Ferdiyan Eka Surya, Aftersales Service and Sparepart Manager PT PI.

Diagnostic tool Piaggio bernama Piaggio Advance Diagnosis System (PADS). Sesuai namanya yang memakai kata Piaggio, artinya alat ini bisa digunakan untuk mendiagnosis semua sepeda motor di Piaggio Group. Dari Piaggio, Vespa, Aprilia, Derbi, Moto Guzzi hingga Gilera dan Scarabeo.

“Semua model bisa pakai alat ini. Piaggio MP3 sampai moge superbike Aprilia juga bisa,” ungkap pria berkaca mata ini. Komponennya terdiri dari adaptor interface sebagai konektor dari ECU ke laptop dan tentunya CD software.

Lalu apa saja fungsinya? Sama seperti diagnostic tool injeksi pabrikan lain. Kinerja semua komponen injeksi bisa dilihat. Bila ada kerusakan juga bisa langsung dideteksi dan diberikan trouble shooting sesuai kerusakannya.

Yang menarik adalah, selain menyimpan buku manual dan panduan service, PADS juga bisa dikoneksikan kepada contact center Piaggio di Italia.

“Jadi kalau ada masalah yang sulit bisa langsung konsultasi. Tapi di Indonesia tahu sendiri, koneksi internetnya belum terlalu baik jadi masih belum bisa digunakan secara maksimal,” ungkap Ferdiyan.

PADS juga bisa dipasang pada motor untuk mencatat dan mendeteksi kerusakan. “Kadang ada keluhan konsumen yang sulit dilacak dan hanya terjadi pada waktu tertentu saja. Misalnya waktu hujan brebet,” jelas pria ramah yang pernah mengabdi di pabrikan mobil ini.

“PADS bisa dipasang di motor dan mencatat kinerja injeksi selama satu minggu. Motor dibiarkan jalan seperti biasa, maka secara otomatis akan mencatat semua kerusakan yang terjadi,” lanjutnya.

Oiya, satu lagi yang bikin PADS asik. Koneksi dari ECU dan adaptor konektor ke laptop tidak harus dihubungkan dengan kabel. Tapi bisa menggunakan bluetooth. Mekanik dan konsumen bisa berdiskusi di ruang tunggu yang nyaman tanpa harus masuk ke ruang bengkel.

Sumber : (motorplus-online.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s